Makna Sunnah dalam Kehidupan Sehari-hari

Suasana Santrendelik, Kamis malam (19/9/2025), terasa hangat. Jamaah duduk melingkar, mengikuti kajian yang dibawakan Sayyid Syarif Asegaf. Malam itu, ia mengangkat tema yang sederhana tapi penting: Makna Sunnah dalam Kehidupan Sehari-hari.

Syarif mengingatkan, sunnah adalah amalan yang jika dilakukan berpahala, namun jika ditinggalkan tidak berdosa. Meski begitu, sunnah jangan dianggap sepele karena menjadi penyempurna ibadah wajib dan mendekatkan diri pada Allah.

“Contohnya sederhana, seperti mengucap bismillah sebelum beraktivitas, membaca sholawat, tilawah di awal hari, atau makan dengan tangan kanan. Semua itu sunnah,” jelasnya.

Ia menambahkan, menjalankan sunnah berarti menghidupkan ajaran Nabi. Sebaliknya, mengabaikannya berarti kehilangan salah satu ciri utama umat Rasulullah.

“Kalau istiqomah dilakukan, sunnah bisa jadi ladang pahala yang terus mengalir,” tambahnya.

Namun, Syarif menekankan, jangan sampai terbalik. Amalan wajib seperti salat lima waktu tetap harus didahulukan. “Sunnah hadir untuk memperindah ibadah, bukan menggantikannya,” tutupnya dengan pesan reflektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Officia Deserunt Mollit Anim Nostrud

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt

Promo Don't show again Yes, I want it!
Chat WhatsApp
WhatsApp